Nggak sengaja pas blog walking nemu blog bagus banget. Apik dan rapih gitu menurut saya. Nama blog nya Food and Story yang punya perempuan Indonesia yang tinggal di Doha. Sepertinya pemiliknya bernama Asri - kalau tidak salah aku cuma lihat dari alamat situsnya. Dia menekuni food-photography dan beberapa kali blog nya dapat penghargaan sebagai good looking blog.
Yang aku paling suka resep wedang sereh nya. Kayaknya nikmat gitu. Apalagi fotonya juga menarik. Pas abis hujan siangnya, sore-sore aku coba bikin. Dan memang bener..nikmatnya tiada terkira..
Begini tampilan wedang serehku:
Aku tahu tampilan fotonya tidak menarik, harap maklum njepretnya cuma pakai hape. Di sebelahnya itu panci kecil bergagang yang suka buat mi instan. Ampas wedang sereh masih ada. Kelihatan kan apa bahan-bahannya?
Ini aku tuliskan lagi resepnya:
Bahan:
Sereh
Daun jeruk purut (hilangkan tulang daun dengan cara disobek untuk menghindari rasa pahit dan membuka pori agar bau daun keluar)
Jahe (mungkin lebih enak kalau dibakar, tapi aku asal cemplung aja, diiris atau bisa juga dikeprek)
Cara: Rebus hingga air tinggal dua pertiga isi semula
Minum dengan gula batu lebih enak. Tapi aku sedang tidak ada persediaan, jadi pakai gula pasir aja.
Duh, badan langsung anget, tenggorokan juga plong! Terima kasih buat pemilik blog Food and Story :)
Tampilkan postingan dengan label Minuman. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Minuman. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 20 Oktober 2012
Minggu, 09 September 2012
Setup Jambu
Aku bertemu kawan lama di fesbuk. Setelah ngobrol sana-sini, ia mengingatkan kenangan akan seorang kawan lain, sahabat kami. Ia ingat di halaman rumah kawan kami itu tumbuh pohon jambu biji merah. Setiap kali berbuah panenan sangat banyak. Dimakan tiap hari pun tak pernah habis. Ibu nya punya ide, dibikin setup jambu. Setiap ada yang bertamu di rumahnya suguhan minumannya selalu sama: setup jambu. Kadang disajikan hangat, kadang dingin.
Kami tertawa mengenang masa itu.
Tapi, eh, aku jadi kepengin mencicip lagi setup jambu itu. Jaman dulu ibuku pun sering bikin. Nggak cuma jambu yang dibikin setup. Kadang buah nanas yang dipotong-potong. Jika pas campuran gulanya, rasanya akan nikmat sekali.
Menurutku tidak ada aturan baku soal berapa gram gula yang diperlukan, karena kematangan buah juga beragam. Kalau dapat yang masih mengkal ya gulanya agak banyak karena akan masam rasanya. Jika buah sudah masak, gula hanya perlu secukupnya saja. Kalau tidak, akan eneg rasanya.
Pada pokoknya, setup adalah salah satu cara mengawetkan buah. Buah yang bisa dibikin setup macam-macam, selain jambu dan nanas yang aku sebut tadi, bisa juga salak, apel, bahkan ada yang bikin setup pisang kepok.
Cara masaknya sederhana: buah (yang sudah dipotong-potong) direbus dengan gula pasir, kayu manis, dan cengkeh hingga mendidih. Itu saja. Penyajiannya bisa hangat bisa dingin. Gampang kan?
Foto yang aku pasang ini adalah setup jambu biji merah. Rasanya? Wow, nikmat sekali, benar-benar membangkitkan kenangan masa lalu :)
O ya, aku pikir-pikir istilah "setup" itu agak aneh ya. Darimana asal katanya aku tak tahu, barangkali ada yang tahu? Sila tinggal komen di bawah ya, soalnya aku sudah googling dan tidak juga ketemu.
Kami tertawa mengenang masa itu.
Tapi, eh, aku jadi kepengin mencicip lagi setup jambu itu. Jaman dulu ibuku pun sering bikin. Nggak cuma jambu yang dibikin setup. Kadang buah nanas yang dipotong-potong. Jika pas campuran gulanya, rasanya akan nikmat sekali.
Menurutku tidak ada aturan baku soal berapa gram gula yang diperlukan, karena kematangan buah juga beragam. Kalau dapat yang masih mengkal ya gulanya agak banyak karena akan masam rasanya. Jika buah sudah masak, gula hanya perlu secukupnya saja. Kalau tidak, akan eneg rasanya.
Pada pokoknya, setup adalah salah satu cara mengawetkan buah. Buah yang bisa dibikin setup macam-macam, selain jambu dan nanas yang aku sebut tadi, bisa juga salak, apel, bahkan ada yang bikin setup pisang kepok.
Cara masaknya sederhana: buah (yang sudah dipotong-potong) direbus dengan gula pasir, kayu manis, dan cengkeh hingga mendidih. Itu saja. Penyajiannya bisa hangat bisa dingin. Gampang kan?
Foto yang aku pasang ini adalah setup jambu biji merah. Rasanya? Wow, nikmat sekali, benar-benar membangkitkan kenangan masa lalu :)
O ya, aku pikir-pikir istilah "setup" itu agak aneh ya. Darimana asal katanya aku tak tahu, barangkali ada yang tahu? Sila tinggal komen di bawah ya, soalnya aku sudah googling dan tidak juga ketemu.
Langganan:
Postingan (Atom)
