Sabtu, 19 Maret 2011

Ke Kebun Raya Bogor


Duh, serasa menemukan oase kalau masuk ke Kebun Raya Bogor. Dengan catatan, jangan di hari Sabtu, Minggu, atau hari libur atau peak season ya..Aku lebih suka ke sana saat tak banyak pengunjung.

Kebetulan Bintang libur mid semester dua hari Senin dan Selasa. Aku putuskan ke Kebun Raya Bogor aja hari Senin sekalian antar ayahnya ke kantor. Hari Selasa soalnya Putri masuk sekolah, mid test lagi. Biar rame aku janjian sama Osi, teman kuliah di IPB dulu supaya ikut, ntar ketemuan aja di sana.

Sampai di Bogor sekitar jam 11 siang. Berhenti di KFC depan Bogor Square. Beli chicken wings bucket aja. Nasi udah bawa dari rumah. Sekalian pisahan sama ayah. Dia naik ojek aja sampai kantor. Tak jauh kok.

Benar saja, Kebon Raya sepi pengunjung. Yang bikin ramai karena ada dua rombongan anak sekolah. Beberapa turis asing juga nampak asyik ambil foto tanaman. Aku pilih tempat favorit, taman di depan cafe dedaunan, dekat mesjid dan kolam. Di sana kami lesehan sambil ngemil brownis. Bintang sendiri yang ngocok adonannya semalam.

Osi datang tak lama kemudian. Kami langsung makan siang sambil ngobrol. Sementara anak-anak main sendiri ditemani asisten.

Rencananya sih mau foto-foto, Osi sudah persiapan bawa tripod segala, tapi apa mau dikata, si Putri rewel bukan main. Adaaa aja yang bikin dia teriak-teriak. Maklumlah abis makan siang biasanya diakan bobo siang. Ya sudahlah, ambil foto seadanya, si Putri aku bobokin dulu.

Sekitar jam 3 rombongan bu Ani Yudhoyono lewat. Kabarnya dia lagi punya proyek buku foto. Jadi sekarang lagi asyik foto-foto. Wah, lensa tele nya gede banget. Namanya saja ibu negara, mau foto-foto aja yang ngikutin se gambreng..:D

Setelah Putri bangun kami ke Rumah Anggrek. Ini memang tujuanku dari semula. Dan benar saja, tak rugi kok. Tempatnya bersih dan apik. Bahkan ada bangku yang dibangun sejak 1822 dan diberi papan supaya jangan dicoret-coret. Berhasil memang, bangku itu bersih tak kena coretan.


Masuk ke Rumah Anggrek tak boleh bawa makanan dan minuman.Gimana kalau haus? Jangan khawatir, di dalam ada kok yang jual minuman :)



Rumah Anggrek ternyata tak cuma pamer koleksi, ia juga jualan. Beberapa pot anggrek ditempeli harganya. Tapi aku rasa harganya kok lebih mahal ketimbang yang ada di luar ya..

Aku foto-foto beberapa koleksi anggreknya.. Aku tampilkan dua aja di antaranya ya:



Hari menjelang gelap saat kami sudahi kunjungan ke sana. Meski belum puas karena sebenarnya masih kepengen ke museum zoologi. Tapi ya..harus disudahi bagaimanapun juga to? Lain kali lah kami main ke sini lagi..Dalam hati aku bilang terima kasih buat para kumpeni baik yang dulu berusaha mewujudkan Kebun Raya Bogor..")

1 komentar:

Marun Rumah Aromaterapi mengatakan...

ke kebun raya memang asyikkk mba, apalagi kalau sembari jogging.. Venue paling asyik di kebun raya menurutku itu area yang banyak pohon2 palem berasa di luar negeri ala berverly hills gimana gitu, dan jembatan gantung yang bagus buat foto-foto narsis hehe